1️⃣ Pengertian Asset Retirement

Asset Retirement adalah proses penghapusan aset tetap dari sistem karena aset tersebut sudah tidak digunakan lagi.

Di SAP Business One, Asset Retirement dapat dilakukan dengan 2 metode:

  1. Scrapping (tanpa penjualan)

  2. Sales (dengan penjualan)




? A. SCRAPPING

Pengertian

Scrapping adalah proses penghapusan aset tetap karena:

  • Aset rusak total

  • Aset tidak dapat diperbaiki

  • Aset dibuang

  • Aset hilang

  • Tidak memiliki nilai jual

Pada Scrapping tidak terdapat proceeds / nilai penjualan.

Sistem akan:

  • Menghitung nilai buku terakhir

  • Menghapus aset dari sistem

  • Membebankan sisa nilai buku sebagai kerugian (Loss on Asset Disposal)


? B. SALES (Asset Sale)

Pengertian

Sales adalah proses penghapusan aset tetap karena:

  • Aset dijual kepada pihak lain

  • Perusahaan menerima pembayaran

  • Terdapat nilai penjualan (proceeds)

Sistem akan:

  • Menghitung nilai buku terakhir

  • Membandingkan dengan harga jual

  • Menghasilkan Gain (Laba) atau Loss (Rugi)


2️⃣ Perbedaan Transaction Type

Pada form Asset Retirement terdapat field Transaction Type dengan pilihan:

1. Sales

Digunakan jika:

  • Aset dijual

  • Ada pemasukan

  • Dapat menghasilkan laba atau rugi

Contoh:
Nilai buku = 10.000.000
Dijual = 15.000.000
→ Gain = 5.000.000


2. Scrapping

Digunakan jika:

  • Aset dibuang

  • Tidak ada penjualan

  • Tidak ada pemasukan

Dampak akuntansi:

  • Fixed Asset dihapus

  • Accumulated Depreciation dihapus

  • Sisa nilai buku menjadi kerugian


Ringkasan Transaction Type

Keterangan

Scrapping

Sales

Ada penjualan

Tidak

Ya

Ada pemasukan kas

Tidak

Ya

Bisa muncul Gain

Tidak

Bisa

Bisa muncul Loss

Ya

Bisa

Untuk pembuangan aset → WAJIB pilih Scrapping
Untuk penjualan aset → Pilih Sales


3️⃣ Penjelasan Depreciation Area

Field penting berikutnya adalah Depreciation Area.

Pilihan yang tersedia:

  • Main Area

  • Booking Area

  • Additional Area

  • Derived Area

  • All Areas


1. Main Area (Main Depreciation) – Umumnya Dipakai

Merupakan:

  • Area utama pembukuan

  • Terhubung ke General Ledger (GL)

  • Mempengaruhi laporan keuangan

Jika ingin retirement mempengaruhi accounting → pilih Main Area.


2. Booking Area

Digunakan untuk:

  • Pembukuan komersial

  • Laporan internal

Biasanya sama dengan Main Area jika hanya ada satu depreciation area.


3. Additional Area

Digunakan untuk:

  • Perhitungan pajak

  • Perbedaan metode penyusutan fiskal

Contoh:

  • Komersial → metode garis lurus

  • Fiskal → metode saldo menurun


4. Derived Area

Area turunan dari area lain.
Biasanya mengikuti perhitungan dari area utama.


5. All Areas

Digunakan jika perusahaan memiliki lebih dari satu depreciation area dan ingin melakukan retirement di semua area sekaligus.


4️⃣ Step-by-Step Melakukan SCRAPPING

Step 1 – Masuk Menu

Financials → Fixed Assets → Asset Retirement

Step 2 – Isi Header

  • Transaction Type → Scrapping

  • Depreciation Area → Main Area

  • Posting Date → Tanggal jurnal

  • Document Date → Tanggal dokumen

  • Asset Value Date → Tanggal efektif penghentian aset

Step 3 – Input Asset

Pada tab Contents:

  • Pilih Asset No

  • Sistem menampilkan:

    • Acquisition Cost (APC)

    • Accumulated Depreciation

    • Book Value

Jika sebagian aset dibuang → centang Partial

Step 4 – Klik Add

Sistem akan:

  • Menghentikan penyusutan

  • Menghapus aset

  • Membuat jurnal otomatis


Jurnal Saat SCRAPPING

Contoh:

  • Acquisition Cost = 100.000.000

  • Accumulated Depreciation = 80.000.000

  • Book Value = 20.000.000

Jurnal:

Debit

  • Accumulated Depreciation → 80.000.000

  • Loss on Asset Disposal → 20.000.000

Credit

  • Fixed Asset → 100.000.000

Sisa nilai buku menjadi kerugian.


5️⃣ Step-by-Step Melakukan SALES

Step 1 – Masuk Menu

Financials → Fixed Assets → Asset Retirement

Step 2 – Isi Header

  • Transaction Type → Sales

  • Depreciation Area → Main Area (atau All Areas jika multi-area)

  • Posting Date → Tanggal jurnal

  • Document Date → Tanggal transaksi

  • Asset Value Date → Tanggal efektif penghentian

Step 3 – Input Asset

Pilih Asset No
Sistem menampilkan:

  • Acquisition Cost

  • Accumulated Depreciation

  • Book Value

Step 4 – Input Proceeds

Isi kolom Proceeds Amount sesuai harga jual.
Jika ada pajak, isi sesuai kebutuhan.

Sistem otomatis menghitung Gain atau Loss.

Step 5 – Klik Add

Sistem akan:

  • Menghentikan penyusutan

  • Menghapus aset

  • Membuat jurnal otomatis

  • Menghitung laba/rugi


Jurnal Saat SALES – Jika Laba

Contoh:
Nilai Buku = 20.000.000
Dijual = 30.000.000

Debit

  • Cash/Bank → 30.000.000

  • Accumulated Depreciation → 80.000.000

Credit

  • Fixed Asset → 100.000.000

  • Gain on Sale of Asset → 10.000.000


Jurnal Saat SALES – Jika Rugi

Contoh:
Nilai Buku = 20.000.000
Dijual = 15.000.000

Debit

  • Cash/Bank → 15.000.000

  • Accumulated Depreciation → 80.000.000

  • Loss on Sale → 5.000.000

Credit

  • Fixed Asset → 100.000.000


Pengaturan Akun Jurnal

Akun yang digunakan berasal dari:

Financials → Fixed Assets → Account Determination

Meliputi:

  • Asset Account

  • Accumulated Depreciation Account

  • Gain Account

  • Loss Account

  • Clearing Account


Cara Melihat Jurnal

Setelah dokumen diposting:

Klik kanan → Journal Entry
atau
Financials → Journal Entry


Tips Agar Tidak Salah Input

✔ Pastikan Depreciation Run sudah dijalankan
✔ Pastikan periode akuntansi terbuka
✔ Pilih Transaction Type yang sesuai
✔ Isi Proceeds jika memilih Sales
✔ Gunakan Main Area jika ingin mempengaruhi GL


Kesalahan yang Sering Terjadi

❌ Salah memilih Transaction Type
❌ Salah memilih Depreciation Area
❌ Belum menjalankan depreciation
❌ Posting date di periode terkunci