1. Tujuan

Panduan ini menjelaskan cara pengisian template Import Item Master pada RUBY POS agar data item dapat disiapkan dengan benar sebelum proses import ke sistem.


2. Persiapan Import

Sebelum melakukan import, pastikan:

  1. Template Excel Import Item Master sudah tersedia. (terlampir dipaling bawah)

  2. Data item yang akan diimport sudah disiapkan.

  3. Master Category, UOM, Store, Vendor, Tax, dan Bin Location yang digunakan sudah terdaftar di sistem.

  4. Format dan urutan kolom pada template tidak diubah.


3. Struktur Template Import

Template Import Item Master terdiri dari enam bagian:

SheetKeterangan
Item MasterInformasi utama item
Item BarcodeBarcode dan satuan item
Item by StorePengaturan item berdasarkan toko
Item RemarksCatatan tambahan item
Prefered VendorPengaturan vendor utama item
Item Bin LocationPengaturan lokasi penyimpanan item

4. Panduan Pengisian Item Master

Sheet Item Master digunakan untuk mengisi informasi utama barang.

FieldKeterangan
itemcodeKode unik item, maksimal 30 karakter
itemnameNama item, maksimal 200 karakter
invitemStatus inventory item (Y/N)
categoryKode kategori item
uomcodeKode satuan item
includetaxPenanda harga termasuk pajak (Y/N)
remarksKeterangan tambahan
statusactiveStatus aktif item (Y/N)
openpriceMengizinkan input harga manual (Y/N)
property1–property10Atribut tambahan item
shortnameNama pendek item, maksimal 20 karakter
scaleactivePenanda item yang menggunakan timbangan (Y/N)

Catatan: Field wajib mengikuti ketentuan template, sedangkan remarks, property1–property10, dan shortname dapat dikosongkan sesuai kebutuhan.


5. Panduan Pengisian Item Barcode

Sheet Item Barcode digunakan untuk mendaftarkan barcode item.

FieldKeterangan
itemcodeKode item sesuai Item Master
barcodeNomor barcode item
statusactiveStatus aktif barcode (Y/N)
quantityJumlah item dalam satuan barcode
uomcodeKode satuan barcode
defaultPenanda barcode utama (Y/N)

Catatan:

  • Nomor barcode harus menggunakan format Text.

  • Quantity harus lebih besar dari 0.

  • Disarankan hanya satu barcode default untuk setiap kombinasi item dan UOM.

  • Pastikan UOM sudah sesuai dengan master satuan.


6. Panduan Pengisian Item by Store

Sheet ini digunakan untuk menentukan item yang tersedia pada masing-masing toko.

FieldKeterangan
itemcodeKode item
storecodeKode toko
statusactiveStatus aktif item pada toko
sales_vatKode pajak penjualan
pur_vatKode pajak pembelian

Pastikan kode toko dan kode pajak sudah terdaftar pada RUBY POS.


7. Panduan Pengisian Item Remarks

Sheet Item Remarks digunakan untuk menambahkan catatan detail pada item.

FieldKeterangan
itemcodeKode item
remarksCatatan tambahan item

Contoh remarks: Simpan di tempat kering.


8. Panduan Pengisian Prefered Vendor

Sheet ini digunakan untuk menentukan vendor pemasok item.

FieldKeterangan
itemcodeKode item
storecodeKode toko
vendorcodeKode vendor
defaultPenanda vendor utama (Y/N)

Disarankan hanya terdapat satu vendor default untuk setiap kombinasi item dan toko.


9. Panduan Pengisian Item Bin Location

Sheet ini digunakan untuk menentukan lokasi penyimpanan item.

FieldKeterangan
itemcodeKode item
storecodeKode toko
bincodeKode lokasi penyimpanan
statusactiveStatus aktif lokasi (Y/N)
defaultPenanda lokasi utama (Y/N)

Pastikan Bin Location sudah terdaftar sesuai toko yang digunakan.


10. Validasi Sebelum Import

Sebelum file diproses, lakukan pengecekan berikut:

  1. Pastikan seluruh field wajib telah terisi.

  2. Pastikan kode item tidak duplikat pada Item Master.

  3. Pastikan kode item pada sheet pendukung sesuai dengan Item Master.

  4. Pastikan kode referensi Category, UOM, Store, Vendor, Bin, dan Tax sudah terdaftar.

  5. Gunakan nilai Y atau N untuk seluruh field status.

  6. Pastikan barcode tidak kehilangan angka nol di depan.

  7. Pastikan tidak terdapat formula atau error Excel.

  8. Pastikan tidak terdapat spasi tambahan pada kode item.

  9. Pastikan nilai quantity dan konversi UOM sudah benar.

11. Urutan Import yang Disarankan

Proses import dilakukan dengan urutan berikut:

  1. Item Master

  2. Item Barcode

  3. Item by Store

  4. Item Remarks

  5. Prefered Vendor

  6. Item Bin Location

Urutan tersebut merupakan rekomendasi berdasarkan hubungan data antar-sheet. Mekanisme import aktual tetap mengikuti fitur dan konfigurasi RUBY POS.


12. Troubleshooting

KendalaPengecekan / Solusi
Item tidak berhasil diimportPeriksa field wajib dan kode item
Item code duplicatePeriksa duplikasi pada Item Master
Barcode tidak terbacaPeriksa format barcode dan status aktif
Category tidak ditemukanPastikan kategori terdaftar
UOM tidak validPeriksa kode UOM pada master
Item tidak tersedia pada tokoPeriksa Item by Store dan statusactive
Vendor tidak ditemukanPeriksa vendorcode pada master
Bin Location tidak validPastikan bincode sesuai storecode


13. Kesimpulan

Pengisian template Import Item Master harus mengikuti struktur kolom yang telah ditentukan agar data konsisten dan mengurangi risiko kegagalan import.

Setelah file selesai disiapkan, lakukan validasi data dan verifikasi hasil import pada RUBY POS untuk memastikan item telah terbentuk dengan benar.